Jadilah Bunga Mekar lagi
jari-jari ini bermain api
tak ingin dekat air
kalau sakit membunuh rasa
biar tak saja hidup
kuncup mawar tak juga mekar
lebah lapar sudah berliur ingin mencicipimu
tapi juah kau terus menjadi kuncup
“saat mekar nanti. aku. bisakah aku yang menjagamu
merawat dan terus melindungimu”
kalaupun ini menjadi hasil sia-sia
menantimu yang telah lama mati
untuk kembali mekar dan merona
waktu. sebab kemarin aku sakitimu
andai kembali kau [...]
Mencoba Selamatkan Dirimu
Posted by Penyair JalananDecember 19, 2008
ruang waktu kita tempuh berbeda
sekarang ini senin bagiku
bagimu selasa.
sebelah rasa ingin tegaskan diriku
untuk pergi
tinggalkan lembaran surat lalu
tapi nyata tak bisa
setengah hati ingin tetap singgahi hidup begini
bermain dalam hayal
dalam angan tak nyata
kagumi cerita lalu
mengubur semua tentang masa depan
demi halangi dirimu dari ajal yang akan menjemput
Janji Suci di Hari Bahagia
Posted by Penyair JalananDecember 19, 2008
peri taman akan mengajakku terbang
ia berjanji mengakku juga dirimu
jika kau bersedia terima aku
menjadi seorang yang berarti dalam hidupmu
bulan bintang pagi hari
akan nyanyikan indahnya senyap
secuil pesta yang meriah
dan kau harus datang hadir
berpakian putih membawah setangkai bunga
jalan kedepan bersamaku dalam sabukkan tangan
saat itu kita tak terpisahkan
kecuali dalam maut yang merengut
selamanya bersama
itu pasti
mentari putih mahkota cincin ini
akan aku [...]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar